FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN REHIDRASI PADA PASIEN DIARE USIA ANAK 2 – 5 TAHUN

Posted: Juli 13, 2011 in Skripsi

BAB I

PENDAHULUAN

A.       Latar Belakang

Pada umumnya masalah penyakit diare merupakan salah satu penyakit yang berbasis lingkungan masih merupakan masalah kesehatan terbesar di Indonesia baik dikarenakan masih buruknya kondisi sanitasi dasar, lingkungan fisik maupun rendahnya perilaku masyarakat untuk hidup bersih dan sehat. Diare juga diketahui sebagai penyumbang utama pada masalah kekurangan gizi.2

Masyarakat menganggap bahwa diare merupakan penyakit biasa-biasa saja sedangkan bahaya utama diare adalah kematian yang disebabkan karena tubuh banyak kehilangan air dan garam yang terlarut  dengan mekanisme utama dalam diare adalah terjadinya kelainan transport air dan elektrolit. Ini diakibatkan karena penerapan prinsip-prinsip rehidrasi seawal mungkin oleh masyarakat belum dilaksanakan dengan baik sehingga pada saat dibawa ke pelayanan sudah mengalami dehidrasi yang parah .Karena bahaya diare terletak pada dehidrasi maka penanggulangannya dengan cara rehidrasi intensif. 23

Penyakit diare dapat mengakibatkan kematian bila dehidrasi berat tidak diatasi dengan baik dan dapat mencetuskan gangguan pertumbuhan (kurang gizi) bila tidak diberikan terapi gizi yang adekuat. Prioritas pengobatan diare adalah rehidrasi atau pemasukan cairan ke dalam tubuh. Pemberian cairan (rehidrasi) yang tepat dengan jumlah memadai merupakan modal utama mencegah dehidrasi. Dehidrasi yang berhubungan dengan penyakit diare merupakan yang paling utama mempengaruhi morbiditas dan mortalitas. Beberapa pencegahan penyakit ini telah dilakukan, salah satunya dengan pengadaan program rehidrasi.3,10,23.

Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 2006 menunjukkan bahwa kejadian diare pada semua usia di Indonesia adalah 423 dari tiap 1.000 orang  dan terjadi 1 – 2 kali pertahun pada anak-anak berusia dibawah 5 tahun. Sedangkan hasil survei nasional tentang morbiditas diare dan pengetahuan, sikap serta perilaku tahun 2000 diketahui 91,2% masyarakat mengetahui tentang rehidrasi penderita saat diare, 90% mengetahui tentang tanda bahaya diare, sebagian tahu tentang manfaat oralit (94,6%) akan tetapi sebagian besar (49,3%)  tidak mau menggunakan oralit sebagai cara rehidrasi dirumah tangga. 23

Jumlah pasien diare di Sulawesi Selatan selama tahun 2006 sebanyak 465 penderita, jumlah kematian sebanyak 2,15% dibanding 2005 tingkat kejadian pada tahun 2006 mengalami peningkatan sekitar 42,80% jumlah penderita naik sekitar 4,72% dan angka kematian kasus diare naik sekitar 100%.22

Dari data sekunder tahun 2006 penyakit diare merupakan penyakit tertinggi pertama dari daftar 10 penyakit terbanyak pada pasien rawat inap yaitu sebanyak 1576 pasien atau 12,11%. Dan diurutan ketiga dari daftar 10 penyakit yang mengakibatkan kematian sebanyak 33 pasien atau 6,38%. Pada bulan januari sampai bulan juni tahun 2007 pasien diare yang dirawat berjumlah 676 pasien. Dan dari data sekunder di bagian rekam medik bulan januari tahun 2008 penyakit diare pada pasien di semua rawat inap yaitu sebanyak 84 pasien. Dan yang meninggal akibat penyakit diare yang disebabkan karena dehidrasi berat di bulan januari tahun 2008 sebanyak 2 pasien.19

Melihat data tersebut dan kenyataan bahwa masih banyak kasus diare yang tidak terlaporkan, dan diare berdampak pada kekurangan cairan yang dapat berakibat fatal terhadap kematian serta menganggap diare merupakan isu prioritas kesehatan di tingkat lokal dan nasional karena mempunyai dampak besar pada kesehatan mayarakat sehingga mendorong penulis untuk mengadakan penelitian tentang “faktor-faktor yang berhubungan dengan rehidrasi pada pasien diare anak usia 2 – 5 tahun

B.       Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang tersebut maka penulis merumuskan masalah yaitu : faktor – faktor apa yang berhubungan dengan rehidrasi pada pasien diare anak usia 2 – 5 tahun

C.       Tujuan Penelitian

1.        Tujuan Umum

Diperoleh data tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan rehidrasi pada pasien diare anak usia 2 – 5

2.      Tujuan Khusus

a.    Diperoleh data tentang hubungan jenis cairan dengan rehidrasi pada pasien diare anak usia 2 – 5 tahun

b.    Diperoleh data tentang hubungan cara pemberian cairan dengan rehidrasi pada pasien diare anak usia 2 – 5 tahun

D.       Manfaat Penelitian

1.    Bagi Pendidikan

Memberikan sumbangan ilmu pengetahuan khususnya faktor-faktor yang berhubungan dengan rehidrasi pada pasien diare anak usia 2 – 5 tahun

2.  Bagi Institusi pelayanan kesehatan

Sebagai masukan yang bermakna dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap pasien utamanya dalam memberikan tindakan yang berhubungan dengan rehidrasi pada pasien diare anak usia     2 – 5 tahun

3.  Bagi Tenaga Kesehatan

Menambah wawasan tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan rehidrasi pada pasien diare anak usia 2 – 5 tahun

4.  Bagi Peneliti

Merupakan pengalaman berharga bagi peneliti yang merupakan pemula dalam melakukan penelitian, terutama mengenai faktor-faktor yang berhubungan dengan  rehidrasi pada pasien diare anak usia 2 – 5 tahun

 

PROSEDUR MEMPEROLEH FILE LENGKAP Download

Komentar
  1. di tunggu karya selanjutnya…

  2. di tunggu kelanjutannya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s