Faktor yang berhubungan dengan lama proses penyembuhan pada pasien pasca operasi laparatomi di ruang perawatan bedah.

Posted: Juli 17, 2011 in Skripsi

BAB I

PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang

Sebagian besar rumah sakit menunjukkan pelayanan yang tidak efisien sebagai salah satu sumber peningkatan biaya, sementara kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit menjadi sebuah hak yang sama untuk seluruh pasien terutama pada kasus-kasus dengan operasi (Syamsinar Santi, 2007).

Proses penyembuhan luka melibatkan integrasi proses fisiologis, sifat penyembuhan pada semua luka sama, dengan variasinya tergantung pada kondisi biologis masing-masing individu ,lokasi, keparahan dan luasnya cedera (Arif, 2000). Luka dikatakan sembuh jika terjadi kontuinitas lapisan kulit atau jaringan parut mampu atau tidak mengganggu untuk melakukan aktifitas normal. Lingkungan yang paling efektif untuk keberhasilan penyembuhan luka adalah lingkungan yang lembab dan hangat. Lingkungan yang lembab akan mengoptimalisasi aktifitas netrophil, makrofag, fibroblast dan juga mengurangi resiko infeksi sedang lingkungan yang hangat merupakan komponen yang dibutuhkan untuk penyembuhan yang optimal (Boyle, 2008). Tentunya kondisi ini akan mempengaruhi lama keberadaan pasien di rumah sakit atau lama perawatan pasien (Perry dan Potter, 2005).

Lama hari rawat pasien pasca operasi laparatomi adalah hari rawat pasien sejak menjalani operasi sampai pada saat pasien dipulangkan. Apabila terjadi komplikasi khususnya komplikasi stelah laparatomi perlu mendapat perhatian yang besar karena beberapa komplikasi dapat terjadi setelah operasi dan apabila tidak ditangani dengan baik, maka lama hari rawat pasien akan menjadi panjang yang akhirnya dapat menyebabkan dampak pada peningkatan biaya perawatan (Corwin & Elizabeth J, 2001).

Beberapa penelitian sebelumnya menyatakan bahwa ada beberapa faktor yang berhubungan dengan lama proses penyembuhan luka pada pasien pasca operasi laparatomi diantaranya oleh Asadul Islam dan M. R. Limpo (2001) menyebutkan bahwa lama hari proses penyembuhan luka pasien pasca operasi bervariasi yaitu sekitar 7 sampai 30 hari dengan rata-rata hari rawat 7 sampai 14 hari. Penelitian Citra Dewi (2006) juga menyebutkan bahwa ada pengaruh mobilisasi dini terhadap lama hari proses penyembuhan luka pasca operasi laparatomi dimana proses penyembuhan dapat berlangsung cepat 5 sampai 10 hari sehingga dapat memperpendek lama hari rawat.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Ruangan Operasi Rumah Sakit ……Makassar pada bulan September Tahun 2010 sampai dengan bulan  April Tahun 2011 menunjukkan bahwa pasien yang telah menjalani bedah operasi laparatomi sebanyak 150 pasien dengan lama hari rawat yang bervariasi dengan rata-rata hari rawat antara 7 sampai 14 hari sedangkan pasien yang mengalami komplikasi mempuyai hari rawat yang panjang antara 20 sampai 30 hari bahkan lebih.

B.   Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang tersebut diatas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Faktor apakah yang berhubungan dengan lama hari rawat pada pasien pasca operasi laparatomi di ruang perawatan bedah Rumah Sakit Hikmah Makassar?”.

C.   Tujuan Penelitian

1.    Tujuan umum

Mengetahui faktor yang berhubungan dengan lama proses penyembuhan pada pasien pasca operasi laparatomi di ruang perawatan bedah.

2.    Tujuan khusus

a.  Mengetahui hubungan faktor frekuensi perawatan luka dengan lama proses penyembuhan pada pasien pasca operasi laparatomi.

b.  Mengetahui hubungan faktor mobilisasi dini dengan lama proses penyembuhan pada pasien pasca operasi laparatomi.

c.   Mengetahui hubungan faktor prosedur perawatan luka steril dengan lama proses penyembuhan pada pasien pasca operasi laparatomi.

D.   Manfaat Penelitian

1.    Untuk Rumah Sakit

Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan acuan dalam merumuskan kebijakan pelayanan keperawatan medik dan sebagai bahan informasi terkait dengan lama perawatan yang efisien pada pasien pasca operasi laparatomi.

2.    Untuk Tenaga Keperawatan

Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan kepada profesi keperawatan tentang pentingnya pengetahuan tentang faktor yang berhubungan dengan lama hari rawat pada pasien pasca operasi laparatomi serta sebagai bahan referensi untuk pengembangan penelitian lebih lanjut tentang lama perawatan yang efisien bagi pasien dengan luka pasca operasi laparatomi.

3.    Untuk Institusi Pendidikan Keperawatan

Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi institusi pendidikan dalam aplikasi penerapan Asuhan Keperawatan Medikal Bedah di Masyarakat.

4.    Untuk Penulis

Dari hasil penelitian diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga bagi penulis dan dapat meningkatkan wawasan dalam bidang penelitian serta dapat menambah pengetahuan dalam hal perawatan pada pasien pasca operasi laparatomi.

 

* PROSEDUR MEMPEROLEH FILE LENGKAP Download

Komentar
  1. ardin mengatakan:

    sedikit kebingungan pak,sehinga saya bertanya:”bukankah semakin cepat kita melakukan mobilisasi dini pada pasien post operasi maka proses penyembuan luka pun semakin cepat,.,mohon pnjelasannya”

    • Ns. Jukarnain mengatakan:

      secara konsep teoritis memang iya, bahwa salah satu faktor yang berhubungan dengan lama proses penyembuhan luka adalah faktor mobilisasi/aktivitas dini setelah operasi (2×24 jam), namun itu bukan faktor utama masih banyak faktor2 lain yang mempengaruhinya diantaranya faktor usia, nutrisi dll (baca konsep luka/proses penyembuhan luka). Terima kasih

      • junaidin mengatakan:

        Yang saya mau tanyakan pak adangga faktor psikologis/kejiwaan yang berhubungan dengan lama proses penyembuhan luka . klo pun ada mohon penjelasanya pak…terima kasih.

      • Ns. Jukarnain mengatakan:

        Terima kasih atas pertanyaan.
        Secara konsep teoritis dijelaskan berbagai faktor yang mempengaruhi lama proses penyembuhan luka salah satu diantaranya adalah faktor PSIKOLOGI (stress). Hal ini dijelaskan bahwasanya pada saat seseorang mengalami stress maka akan dilepaskan salah satu hormon yang ada di Hipotalamus terutama terletak di bagian Hipofisis. Hormon ini memiliki dampak pada beberapa sistem yang ada di tubuh kita. Untuk lebih jelasnya silahkan mas baca di Buku Saku PATOFISIOLOGI pengarang Elisabert Corwin.
        Selamat membaca…..

  2. subhanmoeslim mengatakan:

    Assalamualaikum,, kak klo ada akta4 di Unhas mohon informasikan lg kak,,, syukran..,.

  3. zsalam mengatakan:

    pak tolong penjelasan tentang pengaturan mobilisasi post laparatomi serta gambarnya…

  4. andika mengatakan:

    kami yang cri tentang kasus implan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s